Markas PMI Kabupaten Blora

Markas PMI Kabupaten Blora

Kunjungan Kerja di Kec. Japah dan Kec. Todanan

Rabu, 20 Maret 2013

PMI Kabupaten Blora Melakukan Kunjungan Kerja ke Kecamatan Japah dan Kecamatan Todanan, pada hari rabu tanggal 20 Maret 2013 yang dipimpin langsung ketua PMI Kab. Blora Dra. Umi Kulsum.
Tujuan dari kunjungan kerja ini adalah memberi pengarahan kepada semua anggota ranting di kecamatan Japah dan kecamatan Todanan, forum tanya jawab, dan pendekatan.

Pelatihan Pembina KSR/KSR PMI Kab.Blora


PMI Kabupaten Blora mengadakan Penyegaran pelatihan pembina KSR/PMR  selama 2 hari di gedung aula PMI Kab.Blora pada tanggal 13 s/d 14 Maret 2013. Acara ini dibuka langsung oleh ketua PMI Kabupaten Blora ibu Dra. Umi Kulsum.  dihadiri dari semua ranting kecamatan  dan perwakilan dari sekolah  se-kabupaten Blora sebanyak 50 orang dan dapat pengarahan lansung dari PMI Pusat Jateng.  
Maksud  penyegaran Pembina KSR/PMR ini adalah untuk mengingatkan kembali ketrampilan Kepalang Merahan yang mereka miliki dalam melaksanakan Pelatihan dan Pembinaan PMR disekolah Masing-masing.
Tujuan:
1.Agar semua Anggota PMR/KSR di Kabupaten Blora saling bertemu dan saling mendiskusikan pelaksanaan pembinaan PMR/KSR  disekolah masing-masing
2. Menyamakan persepsi pembina PMR/KSR tentang pengertian Kepalang Merahan sehingga dalam memberikan Pelatihan / Pembinaan kepada PMR ada kesamaan persepsi.
3. Agar mereka saling memberi informasi metode pelaksanaan pembinaan PMR dan bila ada tambahan ilmu mereka saling melengkapi.













Keterangan foto : Praktek Pelatihan PP Bantuan hidup dasar..













Keterangan foto: Praktek PP Balut dabBidai













keterangan foto: Praktek evakuasi korban













keterangan foto: Praktek perawatan Keluarga.

PMI dan PM Amerika Kembangkan Ketangguhan Masyarakat Pesisir

Kamis, 07 Maret 2013

Diposting oleh : Humas PMI Jateng
Palang Merah Indonesia (PMI) bekerjasama dengan Palang Merah Amerika (ARC) dan United States Agency of International Development (USAID) mengembangkan program Ketangguhan Masyarakat Pesisir dan Pengurangan Risiko Bencana  di Kabupaten Cilacap Provinsi Jawa Tengah.
H Thobari HR, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jawa Tengah, saat sosialisasi program PERTAMA (Pengurangan Risiko Bencana Terpadu Berbasis Masyarakat) di Pusdiklat PMI Jateng Semarang (7/3), mengatakan, ”Cilacap merupakan kawasan pesisir yang rawan bencana.” Program ini membutuhkan kerjasama dan dukungan dari dinas-dinas pemerintah seperti BPBD, Bappeda, BMKG, BLH, Diknas, Dinsos, dan lainnya, agar dapat mengurangi kerentanan terhadap ancaman yang ada diwilayah pesisir melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, sosialisasi, dan penghijauan, imbuhnya didepan perwakilan dinas-dinas pemerintah provinsi.
Sasaran program ini adalah masyarakat paling rentan di daerah rawan bencana dan kesehatan. “Indeks bencana nasional untuk provinsi, Jawa Tengah ada di peringkat 1. Indeks bencana daerah kabupaten/kota, Cilacap nomor 3,” ungkap Maduseno Widyoworo, Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jawa Tengah. Dukungan pihak donor ini akan maningkatkan kemampuan PMI dan masyarakat dalam hal kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana, terangnya.
“Pelaksanaan program ini di 3 desa/kelurahan dan 3 sekolah, yang berada di pesisir laut,” kata Ali Masyhar, Korlap Program PERTAMA Jateng. Yaitu Kelurahan Tegal Kamulyan, Kelurahan Cilacap (Kecamatan Cilacap Selatan) dan Desa Karang Benda (kecamatan Adipala). Untuk sekolah yaitu SMPN 2 Adipala, MA Ihya Ulumuddin dan SMK Budi Utomo Cilacap. Program ini rencana akan dilaksanakan hingga bulan September 2014, jelas Ali.
M. Syafardi, staf Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah mengatakan, “Program ini akan bermanfaat bagi masyarakat untuk lebih siap siaga.” Pihaknya juga menginformasikan bahwa saat ini tengah mengembangkan PHBM (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat). Sejalan dengan itu, ibu Diah, staf Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah memberikan masukan agar pelaksanaan program bisa bekerjasama dengan dinasnya di tingkat kabupaten. “Program PMI ini dapat bersinergi dengan dinas kami dalam penguatan kapasitas masyarakat pesisir. Kami juga mengembangkan program pesisir panggung sebagai langkah mitigasi,” pungkasnya.
 

Facebook PMI Blora

Daftar Tamu